EFEKTIVITAS PENERAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL WORK BASE LEARNING DAN PROBLEM BASE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Abstract

Lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan mempengaruhi hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya mutlak harus dijaga dan dilestarikan. Permasalahan lingkungan hidup akhir-akhir ini semakin memprihatinkan baik pada tingkat lokal, nasional maupun global. Gejala perubahan iklim yang mengakibatkan terjadinya global warming merupakan salah satu contoh kerusakan alam secara global. Pada skala lokal dan nasional banyak terjadi erosi abrasi, banjir, tanah longsor yang sangat potensial menyebabkan terjadinya penurunan kuwalitas lingkungan. Belum lagi permasalahan klasik yang hampir setiap hari muncul seperti sampah, kebersihan lingkungan, air bersih, kelangkaan sumberdaya alam. Hal ini diperparah dengan kurangnya pemahaman, kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan hidup.Salah satu cara yang paling efektif untuk membangkitkan kepekaan, kepedulian, kesadaran, dan kecintaan orang terhadap lingkungan adalah melalui institusi pendidikan formal secara berjenjang mulai dari SD, SMP, dan SMA dan selanjutnya di perguruan tinggi. Oleh karena itu, peneliti perlu untuk melakukan eksperimen untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat mengenai efektivitas model pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran Geografi khususnya pada materi pembelajaran lingkungan hidup dan pembanguan berwawasan lingkungan. Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis, didapatkan nilai t hitung= 4,48 dan untuk nilai t tabel = 2,000 dengan taraf signifikansi 5% dan db = n1 + n2 – 2 = 62 atau dk = 32 + 32 – 2 = 64. Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung > t-tabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang diajar dengan model pembelajaran kontekstual work base learning dan kelas yang diajar dengan model pembelajaran kotekstual problem base learning. Berdasarkan eksperimen yang dilakukan, maka diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu rujukan dalam pembelajaran Geografi khususnya pada materi lingkungan hidup dan pembangunan berwawasan lingkungan di mana selama ini belum terdapat model pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran terkait dengan pembelajaran geografi.