PENENTUAN TOKSISITAS FRAKSI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH SALAK (Salacca zalacca (Gaert.) Voss) ASAL KABUPATEN ENREKANG TERHADAP LARVA Artemia salina Leach DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan efek toksik dari fraksi ekstrak etanol biji buah salak (Salacca zalacca (Gaert.) Voss) terhadap larva Artemia salina Leach dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) serta menentukan golongan senyawa yang terkandung dalam fraksi dengan nilai LC50 terkecil. Biji buah salak diekstraksi dengan pelarut etanol menggunakan metode refluks. Fraksinasi ekstrak etanol dilakukan dengan menggunakan kromatografi cair vakum dan diperoleh tiga fraksi gabungan yaitu fraksi A, B dan C. Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan larva udang Artemia salina Leach dan efek toksik diidentifikasi dengan persentase kematian larva udang menggunakan analisis probit.  Dari Hasil penelitian diperoleh bahwa ketiga fraksi A, B dan C memiliki nilai LC50 masing-masing sebesar 0,170 µg/ml; 0,988 µg/ml; dan 2,654 µg/ml. Hasil identifikasi fraksi A dengan efek toksik terbesar menunjukkan adanya kandungan senyawa aktif golongan triterpen dan steroid. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketiga fraksi bersifat toksik dan berpotensi sebagai antikanker dimana fraksi A menunjukkan efek toksik yang lebih besar dibandingkan fraksi lainnya.