PENGARUH HAFALAN AL-QUR’AN DAN INTENSITAS SHOLAT TAHAJUD TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN QUR’AN-HADIS

Abstract

The aim of the compiling of the study was to find out and explain the academic matters, was to find out how big the effect of memorizing al-Qur’an and the intentity of tahajud prayer toward academic achievement of Qur’an Hadis either collectively or partially. The study was quantitative with education as its scope. Rather it used the combination of library and field research as its research place. The collecting data used questionnaire and documentation. The validation of the research instrument by analizing items was counted with correlation formula ‘Product Moment’, and the reliability was counted by formula Alpha Cronbach. The technique of analizing data to examine hypothesis was correlation analysis technique of Product Moment and technique double regression two predictors. The result of the study showed that significance level 5% was acquired by the value of t count of either memorizing al-Qur’an or intentity of tahajud prayer was 0,182 and 0,579, whereas the value of t table was 2,026. Since t count < t table, it can be inferred that neither memorizing al-Qur’an nor intentity of tahajud prayer has significant effect toward academic achievement of Qur’an Hadis. In addition, based on the result of the study, the test value of F count was 0,389 and based on the table, the value of F table was 3,245. Since F count < F table, the conclusion was that there was no significant effect of memorizing al-Qur’an and intentity of tahajud prayer on academic achievement of Qur’an Hadis collectively. Based on the analizing, the researcher found the other factor that could influence students academic achievement was motivation, either motivation of memorizing al-Qur’an or tahajud prayer.Disusunnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hal-hal yang terkait dengan problem akademik, yaitu:mengetahui seberapa besar pengaruh hafalan al-Qur’an dan intensitas salat tahajud baik secara bersama-sama atau parsial terhadap prestasi belajar Qur’an Hadis. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan pendidikan sebagai ruang lingkup penelitiannya dan menggabungkan kepustakaan (library research) dan lapangan (field research)sebagai tempat penelitiannya.Metode pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Validitas instrument penelitian dilakukan dengan analisis butir hitung dengan rumus korelasi product moment. Reliabilitas instrument dihitung dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisis data yang dipakai untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis korelasi Product moment dan teknik regresi ganda 2 prediktor.Hasil penelitian menunjukkan dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai t hitung hafalan al-Qur’an dan intensitas salat tahajud secara berurutan sebesar 0,182 dan 0,579, sedangkan  t tabel 2,026.  Karena  t hitung < t tabel  maka dapat disimpulkan bahwa  baik hafalan al-Qur’an maupun intensitas salat tahajud tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Qur’an Hadis. Kemudian berdasar hasil penelitian diperoleh nilai uji F hitung sebesar  0,389 dan berdasar tabel diperoleh nilai F Tabel sebesar 3,245. Karena F hitung < F tabel  maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama sama antara hafalan al-Qur’an dan intensitas salat tahajud terhadap nilai mata pelajaran Qur’an Hadis. Berdasarkan analisis yang dilakukan, peneliti menemukan faktor lain yang bisa mempengaruhi prestasi belajar santriwati, yaitu motivasi. Baik motivasi menghafal al-Qur’an ataupun motivasi salat tahajud.