Sintesis Silika Dari Abu Sekam Padi Dan Pengaruhnya Terhadap Karakteristik Bata Ringan

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian yaitu abu sekam padi menjadi silika merupakan upaya untuk mengurangi dampak lingkungan. Abu sekam padi mengandung banyak silika sehingga sangat layak untuk dimanfaatkan. Bata ringan sebagai material dinding memiliki kekurangan terutama pada kuat tekan dan daya serap air, hal ini disebabkan karena penggunaan foaming agent menyebabkan pori-pori membesar dan kuat tekan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh silika yang disintesis dari abu sekam padi terhadap karakteristik bata ringan. Kinerja bata ringan ditinjau terhadap kuat tekan, daya serap air, dan kuat tekan setelah terjadi peningkatan suhu. Sintesis silika dengan metode sol-gel menggunakan NaOH 2,5 N dan HCl 1 N. Dari pengamatan XRF dan FTIR menunjukkan silika yang dihasilkan dari abu sekam padi cukup baik dengan kandungan silika 89,17%.  Silika yang dihasilkan dicampurkan ke dalam campuran bata ringan berdasarkan berat semen sebesar 0,5, 10 dan 15%. Massa jenis bata ringan dikontrol pada 800 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bata ringan mengalami peningkatan kuat tekan hingga 3,11 MPa, namun pengaruh silika terhadap daya serap air tidak menunjukkan ada pengaruh yang signifikan. Pada pengujian terhadap pembakaran pada suhu 200 – 400°C selama 25 menit menunjukkan ada penurunan kuat tekan, namun bata ringan pada penambahan silika 5% sudah terlihat rapuh. Penambahan silika pada bata ringan dapat diaplikasikan.