KONSEP TOLERANSI DAN KEMATANGAN AGAMA DALAM KONFLIK BERAGAMA DI MASYARAKAT INDONESIA

Abstract

Tolerance may through tensions between religious communities and give rise to a different sense of Brotherhood. Tolerance in life is seen from two controversies, namely Islam and social psychology. A literary review with a descriptive analysis is the method used in this study. Two theories are discussed here, i.e. the internal and external discussion. Internally, address and maintain the agreed convictions of the principle of pluralism. In the mean time, existing behaviors may be given in compliance with the maturity or mature agreement of the religion. The idea embedded in society's definition of tawazun and tasamuh. Keywords: Concept; Tolerance; Islamic approach; Psychology of Religion Toleransi merupakan suatu hal yang dapat mengurangi konflik antar umat beragama dan memunculkan rasa persaudaraan meski berbeda keyakinan. Toleransi dalam kehidupan ini ditinjau dari dua pendekatan, yaitu dalam Islam dan psikologi agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah kepustakaan dengan kata kunci toleransi bermasyarakat dan berakidah. Pendekatan ini setidaknya akan menemukan dua teori pendekatan, yaitu pendekatan toleransi internal dan eksternal. Secara internal, toleransi dalam pendekatan agama mengakui adanya konsep pluralisme  dalam memilih keyakinan dan menjalankannya. Adapun secara eksternal, toleransi dapat diyakini berdasarkan kematangan sikap dalam beragama atau mampu dalam beradaptasi secara matang. Konsep yang ditemukan adalah konsep tasamuh dan tawazun dalam bermasyarakat dan berakidah. Kata kunci: Konsep; Toleransi; Pendekatan Islam; Psikologi Agama