Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Terhadap Ekstrak Tanaman Ranting Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.)

Abstract

ABSTRAKTanaman patah tulang termasuk dalam famili Euphorbiaceae, merupakan jenis tanaman kebun yang tumbuh tegak hingga setinggi 2-6m. Kandungan senyawa metabolit sekunder tanaman Euphorbia tirucalli L yaitu flavonid, fenol, saponin, dan tanin Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan daun ranting tanaman patah tulang. Senyawa metabolit sekunder diperoleh dari proses ekstraksi dengan pelarut etanol menggunakan metode maserasi dan partisi. Metode penelitian skrining fitokimia dilakukan dengan uji warna menggunakan berbagai pereaksi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian pada skrining fitokimia diperoleh positif mengandung flavonoid yang ditandai dengan adanya perubahan warna menjadi kuning, tanin dan steroid sedangkan alkaloid, saponin dan triterpenoid negatif. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tanaman patah tulang mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin dan steroid. Kata kunci : Pengetahuan; Kepatuhan; Tuberkulosis. ABSTRACTBroken bones plants belong to the family Euphorbiaceae, a type of garden plant that grows up to 2-6m tall. The content of secondary metabolites of Euphorbia tirucalli L plants namely flavonids, phenols, saponins, and tannins This study was conducted to determine the content of secondary metabolite compounds and the antioxidant activity of twig leaves of fractured plants. Secondary metabolites are obtained from the extraction process with ethanol solvent using maceration and partitioning methods. Phytochemical screening research methods are carried out by color testing using various reagents. The data analysis technique was carried out qualitatively. The results of the study on phytochemical screening showed that they positively contained flavonoids which were marked by changes in color to yellow, tannins and steroids while the alkaloids, saponins and triterpenoids were negative. This study can be concluded that fracture plants contain secondary metabolite compounds namely flavonoids, tannins and steroids. Keywords : Knowledge; Compliance; Tuberculosis.