Pelaksanaan dan Pengelolaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Di SD/MI

Abstract

Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) merupakan salah satu jenjang pendidikan formal yang diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan peserta didik sebagai calon anggota masyarakat yang akan mengisi dan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa serta mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi (sekolah menengah). Guru pembimbing sebagai pelaksana utama kegiatan Bimbingan dan Konseling di SD/MI dalam hal ini di handel oleh guru kelas harus memahami ekspektasi dan unjuk kerja yang jelas serta memahami karakteristik peserta didik yang dihadapinya, karena keberadaan Bimbingan dan Konseling merupakan bahagian integral dari keseluruhan aktivitas pendidikan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengelolaan layanan bimbingan dan konseling adalah bagian dari tidak lanjut keterlaksanaan bimbingan dan konseling baik pada tingkat pendidikan dasar (SD/MI) maupun tingkat pendidikan menengah (SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Oleh karena itu pengelolaan keterlaksanaan layanan sebagai barometer untuk mengukur ketercapaian tujuan pelakansanaan sekaligus mengevaluasi sejauh mana program bimbingan dan konseling yang telah diselenggarakan oleh guru pembimbing dan bisa memberikan tindak lanjut pada langkah kegiatan berikutnya. Oleh karena itu pengelolaan pelayanan bimbingan dan konseling tidak terlepas dari adanya dukungan dan kerjasama melalui organisasi, personil, pelaksana, sarana dan prasarana, serta pengawasan.