KONSEP PENDIDIKAN PADA KISAH NABI KHIDIR AS DENGAN NABI MUSA AS DALAM ALQURAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KONSEP PENDIDIKAN ISLAM

Abstract

Essentially, education is the process of optimally guiding and developing human potentials, both the soul and mind or heart. Alquran provides comprehensive and integrative guidance for human beings in terms of their education, where there is no dichotomy, but rather unity and totality. The proof of this perfection of Alquran is reflected in the education concept from history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as. In this research, the researcher attempts to explore and understand the education concept from history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as in Alquran by referencing Tafsir Mu’tabaroħ. It adopted qualitative approach, employing the procedural methods of tahlīlī  and muqāran, with literature review as data collection technique. The data were analyzed textually, employing dilālaħ and munāsabaḥ. The implications of this history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as concept on Islamic education concep apply to: educators, students, goals, roles, principles, methods, materials, and media of education.Pendidikan merupakan proses pembinaan dan pengembangan potensi manusia secara optimal, baik menyangkut jiwa, akal dan hatinya. Alquran memberikan bimbingan secara komprehensif dan integratif terhadap manusia dalam kaitannya terhadap pendidikan, di mana tidak ada dikotomi, melainkan kesatuan dan keseluruhan dalam pendidikan. Bukti dari kesempurnaan Alquran tersebut tergambar pada konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as. Di dalam penelitian ini, peneliti berupaya menggali dan memahami konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as dalam Alquran dengan merujuk kepada Kitab Tafsir  Mu’tabaroħ. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan secara prosedural metode yang digunakan adalah metode tahlīlī dan muqāran, dengan teknik studi pustaka dalam pengumpulkan data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis teks dengan menggunakan dilālaħ dan munāsabaḥ. Adapun implikasi konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as dalam Alquran terhadap konsep pendidikan Islam meliputi; pendidik, peserta didik, tujuan, metode, materi dan media pendidikan.