Analisis Saluran Tataniaga Nilam Untuk Mendukung Ekonomi Kerakyatan Dalam Pandangan Ekonomi Islam di Kabupaten Konawe

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  saluran tataniaga nilam dan untuk mengetahui bagaimana analisis saluran tataniaga nilam di Kabupaten Konawe dalam pandangan ekonomi Islam. Pada penelitian ini, responden petani diambil secara sengaja (purposive sampling), dipilih responden 15 %  dari jumlah populasi sehingga jumlah petani responden adalah 20 orang petani, sedangkan responden 2 orang penyuling dan 3 orang pedagang dilakukan berdasarkan teknik bola salju (snowball sampling). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Proses saluran tataniaga nilam terdapat 2 jenis saluran tataniaga  yaitu : Pertama, Petani nilam menjual kepedagang pengumpul daun kemudian pengepul kePenyuling minyak nilam. Kedua, Petani daun nilam kering menjual langsung Penyuling minyak nilam. Berdasarkan analisis dari saluran tataniaga nilam di Kecamatan Anggaberi  Kabupaten Konawe tidak bertentangan dengan hukum Islam, baik dari produksi, harga, dan distribusinya karena dalam menjual hasil nilamnya ke pedagang pengumpul daun maupun langsung ke penyuling minyak nilan tidak ada unsur paksaan atau intimidasi. Untuk menegakkan prinsip tata niaga yang berdasarkan prinsip ekonomi Islam, maka praktek riba, gharar dan maisir harus dihilangkan. Ekonomi Islam dan ekonomi kerakyatan sesungguhnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan dan keadilan dalam ekonomi bagi semua orang. Sesungguhnya dapat dikatakan ekonomi Islam adalah ekonomi kerakyatan yang berjalan di atas norma-norma dan etika berlandaskan syariah.