Karakteristik Cookies Berbahan Dasar Tepung Sukun (Artocarpus communis) Bagi Anak Penderita Autis

Abstract

Abstrak Tepung sukun (Artocarpus communis) merupakan tepung yang bebas gluten sehingga baik digunakan sebagai alternatif dalam pembuatan cookies untuk anak penderita autis. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap cookies sukun dan berbagai formulasinya dibandingkan dengan cookies berbahan dasar tepung lain yang meliputi pengaruh penambahan bahan tambahan terhadap sifat kimia, fisika, daya terima cookies sukun, kadar kalsium dan fosforus cookies sukun, dan mengetahui cookies sukun tersukai memenuhi standar mutu cookies menurut SNI 01-2973-1992 atau tidak. Uji organoleptik dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan dan penerimaan panelis terhadap cookies sukun dibandingkan dengan cookies berbahan dasar tepung lain (terigu, beras, sagu) dan cookies sukun dalam berbagai formulasi. Parameter yang digunakan meliputi warna, aroma, tekstur, rasa dan penerimaan keseluruhan. Uji kadar kalsium dilakukan menggunakan spektroskopi serapan atom pada λ 422.7 nm dan kadar fosforus menggunakan spektroskopi UV-Vis pada λ 880 nm. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam anova dan analisis Duncan. Cookies sukun memiliki penerimaan yang rendah dibandingkan cookies tepung lain berdasarkan penerimaan rasa dan penerimaan umum. Formulasi cookies sukun memperbaiki sifat fisik (aroma, rasa, warna, dan tekstur) dan daya terima cookies sukun oleh panelis. Cookies sukun tersukai adalah formulasi 718 dengan bahan tambahan susu kedelai.  Mutu cookies sukun tersukai formulasi 718 sesuai dengan SNI 01-2973-1992 kecuali kadar protein yang masih rendah 8.05% dan terdapat kandungan tembaga dengan sebesar 1.56 ppm. Cookies sukun tersukai memiliki kadar kalsium dan fosforus tertinggi dibandingkan dengan tepung sukun dan cookies komersil untuk anak penderita autis sehingga cookies sukun tersukai sangat baik dikonsumsi oleh anak penderita autis. Kata kunci : Artocarpus communis, autis, cookies sukun, organoleptik, kalsium, fosforus Abstract Breadfruit (Artocarpus communis) has been reported as a functional food ingredient for autistic children. This study aims to determine the level of A panelist on cookies breadfruit and various formulations compared to other flour-based cookies which include the effect of additives on the properties of chemistry, physics, power accept cookies breadfruit, calcium and phosphorus levels cookies breadfruit, breadfruit cookies and find out the most preferred if it meets quality standards according to SNI 01-2973-1992 cookies or not. Organoleptic test was conducted to determine the level of preference and acceptance panelist on cookies breadfruit compared with other flour-based cookies     (wheat, rice, sago) and breadfruit cookies in a variety of formulation. The parameters used include, colour, frageance, texture, flavor and overall acceptance. Calcium level test performed using atomic absorption spectroscopy method at λ 422.7 nm and phosphorus levels using UV-Vis spectroscopy at λ 880 nm. The data were analyzed using analysis of variance anova and Duncan analysis. The test results showed Cookies breadfruit organoleptif have low enrollment compared to other flour cookies views of the average revenue flavor and general acceptance of cookies breadfruit, breadfruit cookies formulations can improve the physical properties (fragrance, flavor, color, and texture) and acceptance of cookies breadfruit by panelists. An increase in the average value of A formulation compared breadfruit cookies before formulation. Cookies are breadfruit tersukai 718 formulations with soy milk additives. Quality breadfruit cookies tersukai 718 formulations in general accordance with SNI 01-2973-1992 except protein content and contained 8.05% Cu content with a small concentration (1.56 ppm). Cookies breadfruit tersukai have the highest levels of calcium and phosphorus compared with breadfruit flour and commercial cookies for autistic children so that the most preferred breadfruit cookies very well taken by autistic children. Keywords : Artocarpus communis, autism, breadfruit cookies, organoleptic, calcium, phosphorus