Kemampuan Empati Mahasiswa Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan Dan Pendidikan Orang Tua: Studi Terhadap Mahasiswa Prodi PGRA

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu : Pertama, untuk  mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa  antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA )  dan Sekolah Menengah Umum (SMA/SMK). Kedua, untuk mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua mahasiswa. Hipotesis penelitian yang diajukan : Petama, tidak ada  perbedaan kemampuan empati mahasiswa  antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA)  dan Sekolah Menengah Umum. Kedua, Tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa dari  pendidikan orang tua mahasiswa yang rendah, menengah dan tinggi. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi PGRA angkatan 2013/2014 , 2014/2015, dan angkatan 2015/2016 dengan jumlah 213 mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan meliputi : angket (skala Empati) yang diadoposi dari C. Asri Budiningsih, angket Tingkat Pendidikan Orang Tua, dan dokumen. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan analisis varians (Anova) dua jalur diperoleh nilai F :  0,908  dengan p : 0,342  ( p  > 0,05) untuk hipoesis pertama, dan nilai F : 0,166  dengan p : 0,847 ( p ˃ 0,05) untuk hipotesis kedua. dengan hasil uji statistik dapat diambil kesimpulan : pertama, Tidak ada perbedaan kemampuan empati antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA) dan sekolah umum (SMA/SMK ). Kedua, tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa yang memiliki orang tua (ayah) dengan tingkat pendidikan rendah, menengah dan tinggi.