UPAYA GURU AGAMA HINDU DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI SISWA DI SMK BHAKTI MULYA SAMPIT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

Abstract

Penomena menggambarkan bahwa upaya remaja untuk mencapai moralitas dewasa dalam mengendalikan dirinya menghadapi gejolak keremajaannya sangat sulit. Salah satu yang sangat berperan adalah guru khususnya guru agama. Dimana guru agama harus berperan sebagai pembimbing dimana dia harus membimbing siswa-siswanya agar menjadi lebih baik dalam pergaulannya dimasyarakat sehingga anak didiknya dapat mencapai kedewasaan yang optimal. Guru agama harus mampu mencurahkan segala perhatiannya kepada anak didiknya di sekolah dalam hal mengatasi segala permasalahan yang dialami anak didiknya, sehingga siswa dapat tersadarkan bahwa pergaulan yang salah akan berdampak negatif bagi dirinya. Berangkat dari permasalahan diatas, maka yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah sistem pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, untuk mengetahui tentang upaya-upaya apa saja yang dilakukan oleh guru agama Hindu dalam meningkatkan pengendalian diri siswa serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat terhadap peningkatan pengendalian diri siswa di SMK Bakti Mulya Kabupaten Kotawaringin Timur.