BAING YUSUF (Ulama Central dalam Islamisasi di Purwakarta)

Abstract

Di Indonesia, para ulama telah memainkan peranan yang sangat penting dan strategis. Mereka berperan bukan hanya dalam peningkatan spiritual umat saja, akan tetapi juga dalam mendobrak kekuasaan pemerintahan Kolonial. Sejarah menjadi saksi betapa ulama telah berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan. Bukan hanya itu, ulama juga memainkan peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat dikarenakan mereka memiliki posisi sebagai pemimpin informal, guru, pembina, dan pengajar agama khususnya. Dimana disini masyarakat menganggap ulama adalah pewaris Nabi Muhammad SAW dan perantara mereka dalam memahami ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Islam memandang para ulama merupakan penerus jejak risalah dan contoh panutan untuk masyarakat guna selamat. Begitu pun dengan Syekh Baing Yusuf, beliau merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam di Purwakarta. Beliau telah berkelana ke Madagaskar dan melanjutkan perjalanannya ke Tanah Suci guna menuntut ilmu. Dalam beberapa sumber sejarah Purwakarta, disebutkan bahwa Baing Yusuf merupakan tokoh sentral dalam penyebaran dan pengembangan agama Islam yang    terdapat di Purwakarta. Baing Yusuf merupakan guru dari pendiri Pondok  Pesantren Sempur. K.H. Bakri (masyarakat Purwakarta dan khususnya masyarakat setempat lebih mengenal dengan panggilan Mama Sempur.