WANITA DAN NERAKA (Telaah Kritis Terhadap Hadis Banyaknya Wanita yang Menjadi Penghuni Neraka)

Abstract

Nabi saw. pernah bersabda bahwa mayoritas penghuni neraka adalah wanita, hadis ini terlihat seperti merendahkan wanita. Namun hadis ini disebut sebanyak 17 kali dalam kutub al-sittah dan kualitas hadis ini masuk dalam kategori shahih. Tetapi sebagai seorang muslim, kita tidak bisa menerima begitu saja. Diperlukan studi  kritis terhadap hadis banyaknya wanita yang menjadi penghuni neraka. Studi kritis dilakukan dengan (1) Pendekatan tekstual yakni metode memahami makna dan maksud yang terkandung dalam hadis-hadis Nabi dengan cara bertumpu pada analisis teks hadis, (2) Pendekatan antar-tekstual yakni metode pemahaman hadis dengan memperhatikan hadis lain (tanawwu’) dan/atau ayat-ayat Al-Qur’an yang terkait, dan (3) Pendekatan kontekstual yakni metode memahami hadis dengan melihat sisi-sisi konteks yang berhubungan dengan hadis. Dari studi kritis tersebut, menunjukkan bahwa maksud dari hadis bukan untuk merendahkan wanita, tetapi berlaku untuk pria maupun wanita yang tidak taat maka akan masuk ke neraka. Hadis ini juga menjadi peringatan bagi wanita (secara umumnya) untuk selalu melakukan perbuatan baik kepada siapapun, terutama suaminya dan selalu menjaga muru’ah atau kehormatan dirinya.