PENGARUH ADAT TERHADAP FASAD RUMAH TRADISIONAL BUGIS BONE

Abstract

Dalam masyarakat tradisional, segala sesuatu yang menyangkutkehidupan masyarakat selalu di lakukan bersendikan adat istiadat. Adatistiadat menjadi semacam pedoman dalam berpikir dan bertindak sesuaipola kehidupan masyarakatnya. Arsitektur Tradisional sebagai produkbudaya yang diwujudkan dalam bentuk fisik bangunan melalui prosesperenungan yang mengaitkan atau menghubungkan antara kehidupan seharihari dan kepercayaan terhadap alam semesta. Terwujud baik dalam tingkahlaku secara berinteraksi, termasuk perlakuan dalam tata cara membangunrumah di dalam lingkungan alam sekitarnya. Tata cara pembuatan rumahmenurut konsep arsitektur tardisional Bugis Bone, merujuk pada pesan atauwasiat yang bersumber dari kepercayaan dan adat istiadat yang dianut olehmasyarakat Bugis Bone, mulai pemilihan tempat, penentuan arah peletakanrumah bentuk arsitektur, hingga penyelenggaraan upacara ritual ketikaproses membangunnya. Dalam proses pembangunan ini merupakanrangkaian dialog dan keputusan antara penghuni rumah dan panrita bola.Rumah Bugis merupakan refleksi dari penghuni dan masyarakatnya.Bangunan rumah tersebut dibuat tidak hanya memberi fungsi tetapi jugamemberi nilai estetik yang pada dasarnya merupakan bentuk prilakuspiritual para pemiliknya. Hal tersebut terlihat pada bagaimana merekamembuat rumah sesuai dengan pandangan kosmologis mereka. RumahBugis dibangun memiliki makna simbolis yang sangat kuat, di manakonstruksi rumah dibangun dalam tiga ruang yang mewakili tiga makna.Makna yang diwakili tersebut merupakan cerminan akan tiga dunia yangdiyakini masyarakat Bugis, yaitu dunia atas, dunia tengah dan dunia bawah.Sedangkan secara fungsional, rumah Bugis memiliki fungsi yangmenjelaskan bagaimana kehidupan itu harus dibangun dan sosialitasmereka terhadap keluarga, masyarakat dan lingkungan mereka. Lokasipenelitian di fokuskan pada salah satu desa di Kabupaten Bone yaitu DesaKajuara dengan sasaran obyek rumah warga yang masih memilikiketerkaitan dengan adatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif yang berorintasi dengan pendekatan fenomenologis.