MEMPERBAIKI KUALITAS DAGING UNGGAS MELALUI PENGATURAN IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI RANSUM

Abstract

Ternak unggas merupakan salah satu sumber pangan asal hewaniyang memiliki nutrisi yang cukup baik untuk manusia karena memilikikandungan protein yang tinggi, memiliki kandungan lemak yang relatifrendah, mempunyai daya cerna yang tinggi, berisi mineral besi danbeberapa kelompok vitamin B. Aspek kualitas yang sering dijadikanpertimbangan bagi konsumen di negara-negara maju dalam memilih daging,yaitu keempukan dan cita rasa, kualitas karkas dan karakteristik dagingunggas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu umur, jenis kelamin,strain genetik, lingkungan dan nutrisi. Beberapa penelitian yang telahdilakukan ilmuwan dalam bidang peternakan sebagai upaya untukmemperbaiki kualitas daging unggas, seperti memeperbaiki sistempemeliharaan dan modifikasi kandungan nutrisi ransum yang diberikan.Pengaruh pemberian kombinasi energi dan protein akan menghasilkan nilaikeempukan yang bervariasi pada setiap bagian otot (dada, paha, kaki),terutama pada breed yang berbeda. Pada unggas jenis itik (manila)kombinasi protein tinggi dan energi tinggi memberikan hasil yang terbaikuntuk keempukan. Sedangkan pada ayam buras sebaliknya, kombinasiprotein dan energi yang berbeda tidak mempengaruhi nilai keempukan,tetapi lebih dipengaruhi oleh perbedaan bangsa (breed) kedua ayamtersebut. Adanya perbedaan kedua hasil kombinasi protein dan energidalam ransum itik merupakan suatu hal yang menarik untuk dilakukanpengkajian lebih lanjut khususnya pada unggas lokal Indonesia.