Pengaruh Konsep Diri dan Iklim Keluarga melalui Motivasi Berprestasi, Sikap, dan Kreativitas terhadap Hasil Belajar Matematika

Abstract

Abstract:This is an Ex Post Facto research which aimed to investigate the influence of self concept and family climate through achievement motivation, attitude, and creativity toward mathematics learning outcomes of XIth grade science student of public senior high school in Palopo. Population of this research consisted of all XI grade science students of public senior high schools in Palopo. Sampling was taken by multi-stage random sampling. Data were taken by employing six instruments, namely questionnaire of self concept, family climate, achievement motivation, attitudes to mathematics, mathematics learning creativity, and mathematics learning achievement test. It was analyzed by using SEM analysis (Structural Equation Modeling) by software AMOS 20 and also by Sobel test to examine the indirect influence and signification through intervening. The results of the research showed that students' mathematics learning outcomes was fair category by the mean score of 68 of ideal 100. Whereas self concept with persentage 62.2%, family climate 72.6%, attitudes in mathematics 71%, achievement motivation 70.9%, creativity and learning mathematics 61% from the expected score 100%. Analysis of measurement model explained that all the construct were well explained by the dimensions, and for Goodness of Fit test based on the score of significant probability, RMSEA, GFI, AGFI, CMIN / DF, TLI, and CFI showed that the structural equation model have fulfilled the condition of a good model. Hypothesis test indicated that significant achievement motivation was influenced by self concept and family climate, attitudes to mathematics was significantly influenced by the concept of self, family climate and achievement motivation, creativity was significantly influenced by attitude in mathematics, but not significantly influenced by the self concept and family climate. Moreover, mathematics learning outcomes was significantly influenced directly by self concept, family climate, and mathematics learning creativity. Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk meneliti pengaruh konsep diri dan iklim keluarga melalui motivasi berprestasi, sikap, dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri di Kota Palopo. Populasi penelitian ini adalah semua siswa IPA kelas XI SMA Negeri di Palopo. Pengambilan sampel dilakukan dengan multi-stage random sampling. Data diambil dengan menggunakan enam instrumen, yaitu angket konsep diri, iklim keluarga, motivasi berprestasi, sikap matematika, kreativitas belajar matematika, dan tes prestasi belajar matematika. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis SEM (Structural Equation Modeling) dengan menggunakan bantuan software AMOS 20 dan juga dengan menggunakan tes Sobel untuk menguji pengaruh tidak langsung dan signifikansi melalui Variabel Perantara (Intervening). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata dari 68 dari yang ideal 100. Sedangkan konsep diri dengan presentase 62,2%, iklim keluarga 72,6%, sikap dalam matematika 71%, motivasi berprestasi 70,9%, kreativitas dan belajar matematika 61% dari nilai yang diharapkan 100%. Analisis pengukuran model menjelaskan bahwa semua konstruk dijelaskan dengan baik oleh setiap dimensi, dan untuk uji goodness of fit berdasarkan skor signifikansi probabilitas, RMSEA, GFI, AGFI, CMIN / DF, TLI, dan CFI menunjukkan bahwa model persamaan struktural telah memenuhi syarat sebagai model yang baik. Uji hipotesis menunjukkan motivasi berprestasi signifikan dipengaruhi oleh konsep diri dan iklim keluarga, sikap terhadap matematika dipengaruhi oleh konsep diri, iklim keluarga dan motivasi berprestasi, kreativitas dipengaruhi oleh sikap pada matematika, tetapi tidak dipengaruhi secara signifikan oleh konsep diri dan iklim keluarga. Selain itu, hasil belajar matematika secara signifikan dipengaruhi secara langsung oleh konsep diri, iklim keluarga, dan kreativitas belajar matematika.