Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Problem-Based Learning

Abstract

Learning tool is a guide line teacher inconducting teaching and learning process in the class. The aim of this research is to develop a learning tool of physics-based thinking skill in problem based learning with valid, practical, and effective criteria. The type of research is development research. The development model had used a 4-D model consisting of define, design, develop and dessiminate phases. Trial of product conducted in class XI MIA 1 SMA Adabiah 2 Padang and dessiminate in class XI MIA 2 SMA Adabiah 2 Padang. The instruments were validation sheet and observation sheet. The data collection from activities and student learning outcomes. The results of the define phase are obtained through curriculum, concept and student analysis. The results of the design phase is derived from the design of learning tools. The result of developphase is very valid, practicality test result is very practical, effectiveness analysis result is very effective and visible from knowledge value 86,67% got complete value, skill assessment 86,07% got complete value and attitude assesment 80,23% behaved good. Thus, this research produces a physics-based critical thinking skill in PBL with very valid criteria, very practical and effective.Perangkat pembelajaran adalah acuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis keterampilan berpikir kritis dalam problem-based learning dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Uji coba produk dilakukan di kelas XI MIA 1 SMA Adabiah 2 Padang dan penyebaran dilakukan di kelas XI MIA 2 SMA Adabiah 2 Padang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar observasi. Jenis data yang diambil aktifitas dan hasil belajar siswa. Hasil tahap pendefenisian diperoleh melalui analisis kurikulum, konsep dan siswa. Hasil tahap perancangan diperoleh dari perancangan perangkat pembelajaran. Hasil tahap pengembangan sangat valid, hasil uji praktikalitas sangat praktis, hasil analisis efektivitas sangat efektif dan terlihat dari nilai pengetahuan 86,67% memperoleh nilai tuntas, penilaian keterampilan 86,07% memperoleh nilai tuntas dan penilaian sikap 80,23% bersikap baik. Dengan demikian penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis keterampilan berpikir kritis dalam PBL dengan kriteria sangat valid, sangat praktis dan efektif.