ANALISIS KINERJA KEUANGAN INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008 - 2012 (STUDI KASUS PADA 4 BANK SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI)

Abstract

Pada pengujian yang dilakukan secara serentak terhadap seluruh rasio keuangan yang digunakan pada penelitian ini menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan. Sedangkan hasil pengujian yang dilakukan secara parsial juga menunjukan seluruh variabel-variabel yang digunakan pada penilitian ini, menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan pada variabel rasio-rasio keuangan yang digunakan pasca merger dan akuisisi. Baik pada perbandingan 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi. Berikut penjelasan kesimpulan berdasarkan tujuan penelitian. Berdasarkan rasio variabel NPM, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah 0,072, 0,267, 0,135, 0,125 dan 0,165. Hal ini menyatakan tidak ada perbedaan kinerja keuangan secara signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Variabel ROI, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah 0,742, 0,219, 1,345, 1,285 dan 1,820. Hal ini menyatakan tidak ada perbedaan kinerja keuangan secara signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Variabel ROE, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah 7,652, 5,770, 13,860, 12,630 dan 15,030. Hal ini menyatakan tidak ada perbedaan kinerja keuangan secara signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Variabel EPS, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah 37,357, 38,877, 59,630, 71,995 dan 100,425. Hal ini menyatakan dari tahun ketahun rata-rata EPS mengalami peningkatan. Variabel PER, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturutturut adalah 154,095, 40,722, 38,580, 23,230 dan 17,895. Hal ini menyatakan dari tahun ketahun rata-rata PER mengalami penurunan. Pada variabel NPM yang diuji dengan metode Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yang membandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun setelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut (0,715, 0,180, 0,317 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel ROI yang di uji dengan metode Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yang membandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun setelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut (0,144, 0,180, 0,180 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel ROE yang diuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yang membandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun setelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut (0,465, 0,180, 0,180 & 0,655) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel EPS yang diuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik pada periode amatan yang membandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun sesudah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut (1,000, 0,180, 0,180 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel PER yang diuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik pada periode amatan yang membandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun sesudah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut (0,465, 0,655, 0,655 & 0,655) lebih besar dibandingkan dari 0,05.