Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Abstract

Keberagaman  kemampuan  guru  dalam  penguasaan  materi pembelajaran  atau  bahan  ajar  dan  penerapannya  dalam  proses belajar  mengajar  akan  berdampak  pada  munculnya  keragaman pencapaian  kompetensi  peserta  didik  pascapembelajaran.  Dua kompetensi  guru  yang  secara  langsung  berkaitan  dengan  proses belajar  mengajar  adalah  kompetensi  pedagogik  dan  kompetensi profesional.  Kompetensi  pedagogik  berkaitan  dengan  kemampuan guru  dalam  merancang  dan  melaksanan  pembelajaran  di  kelas. Sedangkan  kompetensi  profesional  bagi  guru  adalah  menyangkut tingkat penguasaan materi atau bahan ajar serta pengembangannya. Penelitian ini bertujuan mengungkap dua kompetensi guru pendidikan agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pola studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, observasi, interview dan dokumentasi. Pemilihan dan pemilahan subjek penelitian menggunakan purposive. Responden yang terlibat dalam penelitian sebanyak  250  orang  dengan  rincian,  seorang  kepala  Madrasah, lima  orang  guru  pendidikan  agama  Islam  yang  meliputi  guru mata pelajaran Akidah Akhlak, al-Qur’an Hadits, Fiqih, Sejarah Kebudayaan  Islam  (SKI)  dan  Bahasa  Arab.  Analisis  data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah guru-guru pendidikan agama  Islam  di  Madrasah  Tsanawiyah  Negeri  Ponorogo  pada umumnya telah memenuhi kompetensi pedagogik. Hal ini ditunjukkan dengan  adanya  rerata  skor  kompetensi  pedagogik  sebesar  62,60  di atas rerata skor idealnya yang sebesar 52,50. Rerata skor tersebut berkategori positif atau baik. Sedangkan kompetensi profesionalnya masih belum terpenuhi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya rerata skor kompetensi profesional sebesar 28,20 berada dibawah rerata skor idelanya. Rerata skor ini yang berada di bawah rerata skor ideal yang sebesar 30 sehingga kategorinya negatif/kurang.