ILMU MUNASABAH SEBAGAI PENDEKATAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Abstract

Kajian dalam ulumul qur’an dapat dianggap sebagai kajian lama atau yang telah menyejarah dalam perjalanan umat Islam. Mendekati kajian-kajian tersebut dari prespektif yang berbeda dapat memproduksi pengetahuan baru. Melalui kontekstualisasi, seperti yang dilakukan oleh tokoh muslim kontemporer seperti Muhammad Abduh dengan tafsir rasionalnya, Nasr Hamid dengan kajian tekstualitas al- Qur’annya dan sederet tokoh lainnya, agaknya tidak mustahil jika kajian dalam ulumul qur’an dianalisa relevansi dan kontekstualisasinya dengan pendidikan Islam. Analisa yang digunakan dalam tulisan ini melalui pendekatan hermenutika yaitu, mencari dalalah dalam ilmu munasabah sampai kemudian ditemukan maghza nya dalam konteks pendidikan Islam. Hasilnya adalah bahwa ilmu munasabah dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam pendidikan Islam. Studies in Ulumul quran can be considered as the study of old or who have been historically the way Muslims. Approaching these studies from a different perspective can produce new knowledge. Through contextualization, as practiced by contemporary Muslim figures such as Muhammad Abduh with rational interpretation, Nasr Hamid with textuality al-Quran studies and a series of other figures, it seems not impossible if the studies in Ulumul quran analyzed the relevance and kontekstualisasinya with Islamic education. Analysis used in this writing approach in hermenutika that is, looking for dalalah in the science of munasabah to later found maghza his in the context of islamic education.The result is that the science munasabah can be used as this approach in islamic education.