KEBERAGAMAN MASYARAKAT ADAT CIKONDANG DALAM MENGHADAPI MODERNISASI

Abstract

The influence of modernization is not only applied to a society that access various products of modernization easily, which is known as the city people; however, it is also felt by the remote and indigenous communities, such as the people of Cikondang. The research reveals how the indigenous people of Cikondang are understanding of religion and modernization is, as well as how the influence of modernization of the religious life of indigenous people of Cikondang. This study used a qualitative descriptive method and phenomenological approach. The conclusions are first, that the understanding of indigenous people of Cikondang of religion is very strong, especially to Islam in welcoming the various moments of life experienced by organizing various religious rituals. Second, the understanding of Cikondang’s of the presence of modernization as a period that has to be undergone and passed. Third, the indigenous people of Cikondang respond modernization well and use the products of modernization. Berbicara pengaruh modernisasi, ternyata tidak hanya berlaku pada suatu masyarakat yang sangat mudah mengakses berbagai produk modernisasi atau lebih dikenal dengan masyarakat kota. Pengaruh modernisasi pun dirasakan oleh masyarakat yang ada di pedalaman atau masyarakat adat sekalipun, seperti halnya yang terjadi pada masyarakat adat Cikondang. Penelitian ini mengungkap tentang bagaimana pemahaman masyarakat adat Cikondang terhadap agama dan modernisasi, serta bagaimana pengaruh modernisasi terhadap kehidupan keberagamaan masyarakat adat Cikondang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Kesimpulan penelitian yang diperoleh adalah; pertama, bahwa pemahaman masyarakat adat Cikondang terhadap agama, begitu kuat terhadap Islam terutama dalam menyambut berbagai moment kehidupan yang dialaminya dengan menyelenggarakan berbagai ritual keagamaan. Kedua, pemahaman masyarakat adat Cikondang terhadap hadirnya modernisasi sebagai suatu keadaan zaman yang mau tidak mau harus dialami dan dilalui. Ketiga, Masyarakat adat Cikondang merespon modernisasi dengan baik dan memakai produk hasil modernisasi.