MARJINALISASI BAHASA ARAB PADA MADRASAH-MADRASAH DI INDONESIA

Abstract

Marjinalisasi Bahasa Arab pada Madrasah-Madrasah di Indonesia. Tulisan ini menjelaskan perubahan kebijakan terhadap pelajaran bahasa Arab dan dampaknya terhadap minat siswa mempelajarinya di Madrasah-madrasah di Indonesia. Kebanyakan masih beranggapan bahwa bahasa Arab hanya merupakan bahasa agama, sehingga perkembangannya terbatas pada lingkungan agama, bahasa Arab dianggap sebagai bahasa ibadat yang hanya dipelajari dalam rangka pelaksanaan ibadat saja. Meskipun masih dianggap penting, tetapi tidak mendapat prioritas. Ini terbukti dari jam belajar yang semakin berkurang, materi bahasa Arab pun semakin lama semakin sedikit, buku-buku agama yang digunakan, banyak terjemahan dari buku bahasa Arab atau buku yang ditulis oleh penulis Indonesia. Dampaknya, output dari madrasah hampir tidak berbeda dengan keluaran sekolah umum. Ciri-ciri madrasah hampir tidak terlihat dari segi kompetensi keagamaan siswa. Dahulu tamatan madrasah sudah bisa baca kitab gundul, sekarang tamatan madrasah ada yang tidak bisa membaca teks Arab yang sudah ada barisnya.