PENENTUAN NILAI KALOR BERBAGAI KOMPOSISI CAMPURAN BAHAN BAKAR MINYAK NABATI

Abstract

Krisis energi fosil memberikan peluang pemanfaatan biomasa sebagai bahan bakar minyak alternatif seperti minyak jarak pagar, minyak kelapa sawit dan minyak jelantah. Minyak nabati selain merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui, juga merupakan energi yang ramah lingkungan dengan nilai investasi yang murah sehingga minyak nabati menjadi salah satu bahan bakar alternatif yang menjanjikan. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran nilai kalor dari campuran minyak goreng bekas dan minyak jarak pagar. Selain itu dilakukan juga pengkajian sifat fisika dan kimianya yang meliputi densitas, viskositas, indeks bias, bilangan asam, bilangan iod, dari campuran minyak goreng bekas danminyak jarak pagar. Dari pengukuran nilai kalor campuran minyak goreng bekas dan minyak jarak pagar ada direntang nilai kalor 8172,1 kal/g sampai dengan 9197,29 kal/g. Dari pengukuran sifat fisika dan kimianya didapatkan hasil: Nilai densitas ada pada rentang 904,082 Kg/m3 sampai 904,082 Kg/m3; nilai indeks bias ada pada rentang 1,466 sampai dengan 1,462; nilai viskositas ada pada rentang 4,18 cPsampai dengan 4,11 cP; Bilangan asam ada pada rentang 30,294 mg KOH/g sampel sampai dengan 0,813 KOH/g sampel; dan Bilagan Iod ada pada rentang 135,530 g Iod.Keywords: Bahan Bakar Minyak Nabati; Nilai Kalor; Karakteristik Sifat Fisikokimia