UJI FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL TANAMAN KESEMBUKAN (Paederia foetida Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

Abstract

Tanaman Kesembukan (Paederia foetida L.) merupakan salah satu tanaman dari suku Rubiaceae (kopi-kopian) yang telah digunakan oleh masyarakat sebagai obat sariawan, obat demam, sesak nafas, obat tekanan darah tinggi, rematik dan herpes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat toksisitas masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan terhadap larva udang Artemia salina L. dan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terkandung dalam masing-masing ekstrak tanaman kesembukan.Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi sampel menggunakan pelarut etanol, kloroform dan n-heksana. Ekstrak pekat yang diperoleh digunakan untuk uji toksisitas terhadap larva udang Artemia salina L. dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (Meyer, et al., 1982) dan untuk uji fitokimia dengan reagen. Senyawa dari hasil uji fitokimia diidentifikasi menggunakan kromatografi lapis tipis dengan beberapa eluen untuk mengetahui eluen yang terbaik. Data kematian larva udang Artemia salina L. dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 pada masing-masing ekstrak.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan (Paederia foetida L.) memiliki tingkat toksisitas terhadap larva udang Artemia salina L.yang ditunjukkan dengan nilai LC50 kurang dari 1000 ppm. Nilai LC50 masing-masing ekstrak etanol, kloroform dan n-heksana adalah 226,787; 482,014; dan 146,181 ppm. Kandungan senyawa hasil uji fitokimia menggunakan reagen untuk masing-masing ekstrak tanaman Kesembukan adalah golongan senyawa steroid. Eluen terbaik untuk pemisahan senyawa pada ekstrak etanol adalah n-heksana : etil asetat (8:2) dengan nilai Rf= 0,22 dan 0,48. Pada ekstrak kloroform adalah n-heksana : etil asetat (7:3) dengan nilai Rf= 0,32; 0,45; 0,59; 0,63; 0,82; 0,85; 0,87 dan 0,94. Pada ekstrak n-heksana adalah n-heksana : etil asetat (8:2) dengan nilai Rf= 0,12; 0,38 dan 0,41.