Jalan Menuju Tuhan: Revitalisasi dan Interpretasi Makna atas Penciptaan Karya Tari Shirath Nan Tersirat

Abstract

Tulisan ini adalah eksplorasi dari penciptaan karya tari S}ira>t{, Nan Tersirat yang terinspirasi dari cerita rakyat, yakni fenomena budaya masyarakat Paninggahan yang masih yakin pada hal mistik yang bertentangan dengan akidah Islam, yaitu meminta pada dewa atau jin dengan mengagung-agungkan suatu tempat di Nagari Paninggahan. Penciptaan tari ini merupakan revitalisasi makna dari tari Adok di Nagari Paninggahan, yang bercerita tentang seorang raja (Rajo Bagombak Bagalang Kaki, keturunan raja Pagaruyuang) kerasukan saat mendengar suara nyanyian dewa.Tujuan penggarapan karya ini adalah untuk mengekspresikan karya tari yang menggambarkan karakter manusia yang memasuki alam gaib dan mencerminkan karakter manusia yang ingin bertemu dengan Tuhannya (Allah SWT). Adapun tulisan ini menggunakan dua pendekatan yakni ilmu seni tari dan pendekatan keislaman (Tasawuf). Penciptaan tari dilakukan dengan memberi reinterpretasi yagar sesuai dengan ajaran Islam dengan tema utama adalah jalan menuju Tuhan (Sirat).