Krisis Apresiasi dan Perhatian Dalam Rumah Tangga Perspektif Muhammad Arifin Badri

Abstract

Rumah tangga yang ideal adalah rumah tangga yang harmonis yang di dalamnya terdapat mawadah dan rahmah, hal ini dapat dicapai apabila kedua belah mengetahui hak serta kewajiban yang harus dia tunaikan, akan tetapi di dalam setiap rumah tangga pasti akan terdapat problem yang merupakan suatu keadaan yang bermasalah, ketidaksesuaian pemikiran atau perbuatan antar pasangan suami istri, sehingga menimbulkan konflik, perselisihan dan pertikaian antara keduanya, maka dengan itu pasangan suami istri hendaknya mengetahui mengenai mengapa terjadi problem dalam rumah tangganya dan bagaimana cara mengatasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akan salah satu konflik dalam rumah tangga yakni krisis apresiasi dan perhatian dalam rumah tangga menggunakan perspektif Muhammad Arifin Badri serta kiat-kiat dalam mengatasi krisis tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis isi konten dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa Muhammad Arifin Badri memberitahukan akan definisi, penyebab, serta tanda-tanda dari krisis perhatian dan kepercayaan menurut perspekstif Muhammad Arifin Badri dan solusi dalam menangani krisis tersebut ialah (1) mencontoh Nabi Muhammad dalam memperlakukan keluarganya, (2) memilih pasangan yang menjaga martabat pasangannya, (3) melaksanakan kewajiban sebagai pasangan suami istri, (4) percaya pasangannya akan memberikan haknya dan tidak menuntutnya, (5) memupuk romantisme keharmonisan rumah tangga, (6) bijak dalam menggunakan media sosial.