Fenomena Keberagamaan dalam Masyarakat: Perspektif Sosiologis dalam Kajian Pendidikan Agama Islam

Abstract

Pendidikan agama Islam secara konseptual adalah ruh bagi semua pendidikan yang bertujuan untuk manusia sebagai khalifah di bumi yang telah di amanahkan, untuk mengatur dan memberikan kesejahtreraan sesama manusia. Pendekatan sosiologis pada Pendidikan Islam tidak berdiri sendiri tetapi terintegrasi dengan sistem sosial di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian digunakan dalam penelitian ini ialah library research dengan analisis data menggunakan kajian isi (content analysis). Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa lewat pendekatan sosiologis agama akan bisa dipahami dengan mudah, sebab agama itu sendiri diturunkan untuk kepentingan sosial. Pendekatan sosiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam usaha untuk memahami dan menggali makna-makna yang sesungguhnya dikehendaki oleh al-Qur’an. Selain disebabkan oleh Islam sebagai agama yang lebih mengutamakan hal-hal yang berbau sosial daripada individual yang terbukti dengan banyaknya ayat al-Qur’an dan Hadis yang berkenaan dengan selain itu.  Pendidikan agama Islam mempunyai posisi penting dalam pembentukan dan melahirkan masyarakat madani, yakni memahamkan Islam secara mendalam dan menyeluruh supaya peserta didik mendapatkan pengetahuan ajaran Islam serta mampu mengamalkan dalam kehidupannya.