REFLEKSI PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK USIA DINI DI ERA PANDEMI COVID-19: STUDI KASUS RA ICP NURUL ULUM BOJONEGORO

Abstract

Lembaga pendidikan selama pandemi Covid-19 melakukan pembelajaran secara online atau dalam jaringan (daring), sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020. Adanya pembelajaran secara daring dimasa pandemi Covid-19 memberikan tantangan khusus bagi guru. Guru secara paedagogik harus tetap melaksanakan perannya untuk memotivasi dan mendorong kreatifitas anak usia dini dalam proses belajar, meskipun tanpa harus bertatap muka secara langsung dengan peserta didik. Selain itu, guru dituntut lebih komunikatif terhadap peserta didiknya, sebab guru tidak dapat mengontrol secara langsung peserta didik saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru dalam proses belajar. Supaya tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Yang juga sangat penting adalah bahwa harus kompeten dalam membangun kerjasama dengan orang tua. Semua peran tersebut harus dilakukan dengan mediasi perangkat teknologi dan oleh karenanya guru secara personal harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi terbarukan. Artikel ini akan membahas kualifikasi, peran guru dalam pembelajaran daring di RA ICP Nurul Ulum Bojonegoro selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif analisis diskriptif, pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi dari yang didapatkan peneliti saat dilapangan. Penulisan artikel ini dilakukan agar guru semakin mengerti dan mengetahui perannya serta menerapkan model pembelajaran yang bervariasi dalam proses pembelajaran secara daring. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat Sembilan peran guru dalam pembelajaran dalam jaringan selama pandemi Covid-19. During the Covid-19 pandemic, educational institutions conducted online or online learning, in accordance with the policies stipulated by Minister of Education and Culture Regulation Number 4 of 2020. Online learning during the Covid-19 pandemic presented special challenges for teachers. Pedagogically, teachers must continue to carry out their role to motivate and encourage the creativity of young children in the learning process, even without having to meet face to face with students. Apart from that, teachers are required to be more communicative with their students, because teachers cannot directly control students when working on tasks given by the teacher in the learning process. So that learning objectives are achieved well. What is also very important is that you must be competent in building cooperation with parents. All of these roles must be carried out with the mediation of technological devices and therefore teachers must personally master renewable information and communication technology. This article will discuss the qualifications and role of teachers in online learning at RA ICP Nurul Ulum Bojonegoro during the Covid-19 pandemic. The method used is the qualitative method of descriptive analysis, data collection by means of observation, in-depth interviews and documentation of what researchers obtain in the field. This article was written so that teachers better understand and understand their role and apply various learning models in the online learning process. Based on the research results, it shows that there are nine teacher roles in online learning during the Covid-19 pandemic.