BLENDED-LEARNING TIPE FLIPPED CLASSROOM DI ERA DIGITAL

Abstract

Pada bulan Maret tahun 2020 Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak dari penyebaran wabah virus covid-19. Tidak hanya kesehatan yang menjadi ancaman bagi virus covid-19 ini, tetapi telah membuat dampak yang sangat signifikan bagi seluruh dimensi hidup manusia. Pada saat ini manusia hidup di zaman yang disebut era digital, di mana segala sesuatu dapat diakses dengan menggunakan teknologi digital yang sudah terakses internet. Perkembangan Information Communication Technology (ICT) pada saat sekarang ini membuat pendidikan menjadi lebih baik. Penggunaan model pembelajaran flipped classroom ini tergolong baru dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia. Peneliti memfokuskan penelitian ini dalam Blended-Learning Tipe Flipped Classroom Di Era Digital (Studi Alternatif Model Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Bagi Siswa Kelas 4-6 Di SDN 14 Berakak Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat). Peneliti memfokuskan flipped classroom sebagai model pembelajaran alternatif, dan penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Flipped classroom menjadi model alternatif pembelajaran agama Kristen di SDN 14 Berakak dikarenakan model ini membalik pelajaran yang pada umumnya pendalaman materi dilakukan di dalam kelas dan penugasan di luar kelas, kini pendalaman materi dilakukan secara mandiri di rumah dan penugasan dikerjakan di dalam kelas. Peneliti mengambil sebuah kesimpulan bahwa pada penerapan blended learning tipe flipped classroom bagi siswa kelas 4-6 di Sekolah Dasar Negeri 14 Berakak Kalimantan Barat belum berjalan secara optimal. Seorang pendidik agama Kristen tidak hanya mengajar dan memberi tugas kepada siswa, tetapi pendidik perlu memikirkan atau menerapkan pembelajaran yang dapat membuat siswa merasa lebih bermakna dalam pembelajarannya di kelas maupun di luar kelas.