SIMBOL VERBAL DALAM SA’O RIA TENDA BEWA PADA MASYARAKAT ETNIK LIO KABUPATEN ENDE

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis symbol verbal pada sa’o ria tenda bewa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berusaha menganalisa dan berartikan makna dari objek yang diteliti berdasarka fakta di lapangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan informan kunci. Data dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dan data sekunder  yang dikumpulkan melalaui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari enam symbol verbal yang dikaji dalam  penelitian  adalah watu wa, ola teo, wisu lulu, lako be’i keli, bhengge, dan baga, beragam kesamaan, yakni merupakan  do’a dan cita cita pemilik sa’o ria  tenda bewa untuk masa sekarang dan yang akan datang. Pada dasarnya sema sdimbol verbal yang ada pada sa’o ria tenda bewa merujuk pada hal yang baik bagi pemilik rumah adat. Penggunaan ukiran yang ada pada sa’o ria tenda bewa melukiskan symbol symbol dari benda dan kehidupan masyarakat etnik Lio serta falsafah hidup orang Lio di kabupaten Ende.