IMPLEMENTASI VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS X MIPA SMA NEGERI 4 BARRU

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru setelah implementasi video pembelajaran. Pendekatan yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan desain one-group pre-test-post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA 3. Pengumpulan data menggunakan pre-test dan post-test. Teknik analisis yang digunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Berdasarkan analisis kuantitatif pada hasil pre-test sebelum implementasi video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 40,05 dan frekuensi tertinggi berdasarkan klasifikasi adalah ketegori kurang yang layak sebesar 45%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik sebelum diberikan perlakuan masih dalam klasifikasi berkategori kurang. (2) Berdasarkan analisis kuantitatif pada hasil post-test sebelum implementasi video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 66,64 dan frekuensi tertinggi berdasarkan klasifikasi adalah ketegori baik yang layak sebesar 41%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan. (3) Berdasarkan uji hipotesis hasil analisis diperoleh thitung ttabel yaitu 8.575 > 2.079. Hal ini membuktikan bahwa implementasi media video pembelajaran dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru (2) Berdasarkan analisis kuantitatif pada hasil post-test sebelum implementasi video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 66,64 dan frekuensi tertinggi berdasarkan klasifikasi adalah ketegori baik yang layak sebesar 41%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan. (3) Berdasarkan uji hipotesis hasil analisis diperoleh thitung ttabel yaitu 8.575 > 2.079. Hal ini membuktikan bahwa implementasi media video pembelajaran dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru (2) Berdasarkan analisis kuantitatif pada hasil post-test sebelum implementasi video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 66,64 dan frekuensi tertinggi berdasarkan klasifikasi adalah ketegori baik yang layak sebesar 41%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan. (3) Berdasarkan uji hipotesis hasil analisis diperoleh thitung ttabel yaitu 8.575 > 2.079. Hal ini membuktikan bahwa implementasi media video pembelajaran dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan. (3) Berdasarkan uji hipotesis hasil analisis diperoleh thitung ttabel yaitu 8.575 > 2.079. Hal ini membuktikan bahwa implementasi media video pembelajaran dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan. (3) Berdasarkan uji hipotesis hasil analisis diperoleh thitung ttabel yaitu 8.575 > 2.079. Hal ini membuktikan bahwa implementasi media video pembelajaran dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 4 Barru