DAMPAK KEBIJAKAN MONETER PADA PEREKONOMIAN INDONESIA DAN PERANAN JALUR KREDIT DALAM MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER TAHUN 2010-2018

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan sistem perekonomian terbuka sangat rentan dipengaruhi oleh perekonomian global. Gejolak ekonomi global tahun 2008/2009 menyebabkan kerentanan pada beberapa indikator ekonomi, di antaranya nilai tukar dan inflasi yang dapat berdampak buruk terhadap perekonomian nasional. Perubahan perilaku bank sentral, pemerintah, perbankan dan sektor keuangan serta pelaku ekonomi berpengaruh pada perubahan mekanisme transmisi kebijakan moneter. Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan moneter pada perekonomian Indonesia dan peranan jalur kredit dalam mekanisme transmisi moneter tahun 2010-2018. Data yang digunakan merupakan data sekunder runtut waktu yang diperoleh dari Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia dan Laporan Perekonomian Indonesia terbitan Bank Indonesia tahun 2010 sampai 2018. Persamaan simultan sebagai model penelitian terdiri dari 18 persamaan perilaku, 4 persamaan identitas dan 7 variabel predetermined. Pengujian peranan jalur ini menggunakan alat analisis persamaan simultan dengan metode two stage least square (TSLS). Jalur kredit cukup berperan mentransmisikan kebijakan moneter. Pergerakan suku bunga kebijakan selama 9 tahun observasi diikuti dengan arah yang sama oleh bunga simpanan. Bunga deposito meningkat diikuti dengan kenaikan bunga di sektor kredit sehingga berdampak pada penurunan kredit. Kredit berpengaruh terhadap impor maka terindikasi bahwa pengaruh kredit pada inflasi ditransmisikan melalui impor. Perubahan kurs dan kredit yang disalurkan merupakan variabel ekonomi makro yang dipengaruhi kebijakan moneter.