KAJIAN POTENSI SUMBER DAYA PERKEBUNAN KABUPATEN BATANGHARI

Abstract

Salah   satu   kebijakan   ekonomi   yang   sangat   strategis   dalam   rangka   mempercepat   laju pertumbuhan ekonomi daerah adalah melalui peningkatan investasi. Peningkatan investasi yang diharapkan dalam menentukan target pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari potensi dan peluang investasi yang dimiliki oleh Kabupaten Batang Hari, diantaranya dibidang perkebunan. Analisis tentang produk atau komoditas unggulan daerah menjadi penting untuk diketahui dan dikaji. Penelitian ini dilakukan guna mengungkap  berbagai  potensi  sumberdaya perkebunan  Kabupaten  Batanghari  yang dapat diandalkan sebagai produk atau komoditas unggulan daerah. Kajian tentang ungulan daerah dalam studi ini dilakukan dengan pendekatan LQ, ARC dan IKP. Penelitian ini diharapkan berguna bagi pengambil kebijakan ataupun bagi kalangan pelaku usaha sebagai salah satu instrumen dalam menentukan langkah investasi terutama dalam sub-sektor perkebunan di Kabupaten Batanghari. Pada akhirnya hasil studi ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu pendukung guna percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  Kabapaten  Batanghari  merupakan  salah  satu kabupaten yang secara ekonomi sangat potensial dalam pengembangan subsektor perkebunan, terutama komoditas Karet dan Kelapa Sawit. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa dua komoditas ini merupakan komoditas perkebunan andalan dan masih dapat diharapkan menjadi komoditas unggulan perkebunan di Provinsi  Jambi.  Beberapa masalah  dapat  menjadi  faktor  kendala  dalam  upaya  pengembangan  dua komoditas ini di masa mendatang, namun tidak dipungkiri bahwa faktor-faktor yang dapat diandalkan menjadi domain pendorong untuk komoditas ini berkembang secara ekonomi di masa yang akan datang tetap akan menjadi variabel yang menguntungkan. Apalagi kalau para pemangku kepentingan di daerah ini dapat menjawab dan menyelesaikan beberapa hal yang potensial menjadi faktor penghambat tumbuh kembangnya sektor perkebunan di wilayah ini.