DARI TALCOTT PARSON UNTUK MENJADI MAHASISWA IDEALDI PERGURUAN TINGGI IAIN ZAWIYAH COT KALA LANGSA

Abstract

Masyarakat mengangap Mahasiswa sebagai seseorang yang berpendidikan dan memiliki moral yang baik, lebih dari itu mahasiswa juga dianggap sebagai kaum elitenya pemuda. Untuk menyandang kata “Mahasiswa” memang mudah. Namun tidak mudah untuk dapat menyandang “Mahasiswa ideal”. Mahasiswa ideal bukan saja hanya mempunyai tugas belajar diperguruan tinggi, tetapi Mahasiswa ideal ialah mahasiswa yang mampu menjadi agent of change bagi perguruan tinggi, lingkungan dan masyarakatnya. IAIN Zawiyah cotkala Langsa memiliki Mahasiswa-mahasiswa ideal, namun tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak juga terdapat mahasiswa yang tidak ideal. Untuk mewujudkan keidealan tersebut mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan hard skill dan soft skill, tanpa kedua kemampuan tersebut mahasiswa tidak mampu mengembangkan sayapnya untuk mejadi ideal. Mahasiswa ideal dalam tulisan ini akan dikaji melalui teori Talcot Parson. Parson mengatakan bahwa untuk mencapai tingkat ideal Mahasiswa harus menjalankan fungsinya dalam AGIL , Yaitu (Adaption, Goal Attaiment, Integration, dan Lattern Pattern Maitenance ) mahasiswa yang tidak memakai konsep AGIL akan menjadi disfungsi dan tak ideal.