RE INTERPRETASI SUNNAH DI ERA KONTEMPORER

Abstract

Sesungguhnya maksud anjuran (التجديد )  atau pembaharuan ,yang terdapat dalam As-sunnah adalah agar kaum muslimin selalu dalam sikap yang siaga atas  munculnya beberapa pemikiran yang ghorib tentang Islam, dan hukum-hukum yang ada di dalamnya, yang mana pemikiran-pemikiran yang gorib tersebut tidak pernah terdengar dari para ulama pendahulu kita, para pencetus pikiran yang gorib , selalu berpandangan bahwa ,pendapatnya itu bagian yang tidak terpisahkan dari Islam, mereka mensosialisasikannya dengan semboyan “Re-interpretasi Terhadap As-sunnah “.kemudian menyebut dirinya sebagai Al-Mujaddid atau Reformis.  Kata Kunci: Tajdid, Teks,