FALSAFAH INSANIYAH DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLA

Abstract

Dari kejadiannya manusia sebagai makhluk materi dan immateri mempunyai banyak potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan fitrahnya yang selalu taat, patuh dan tunduk kepada hukum alam dan sunnatullah, manusia dapat menempatkan kedudukannya sebagai hamba Allah dan khalifah fil ardh, mempunyai ketergantungan pada Zat Yang Maha Agung,disebabkan karena kesadaranya atas keterbatasan dirinya, oleh karena itu Allah melalui Rasulnya menunjukkan kepada manusia jalan yang benar dan jalan yang salah sehingga manusia dapat memenuhi amanah yang diberikan kepadanya untuk mengelola dan memelihara alam semesta dengan baik dan benar,salah satu aspek yang karus dilestarikan dan dikembangkan yaitu dunia pendidikan.Potensi-potensi yang dibawa sejak lahir, dan juga pengaruh dari lingkungan, manusia sangat membantu dalam merumuskan berbagai komponen pendidikan, atau dapat dijadikan dasar dalam merumuskan berbagai kebijakan dalam bidang pendidikan, terutama dalam perumusan visi, misi, tujuan dan hakekat pendidikan, kurikulum dan materi pendidikan, proses belajar mengajar, kompetensi tenaga pendidik, dan peserta didik yang semuanya dapat dipengaruhi oleh pemahaman konsep tentang jiwa manusia.