SYURA DAN DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Abstract

AbstrakArtikel ini menelaah dasar-dasar normatif demokrasi dalam al-Qur’an. Selain itu, juga mencoba membandingkan antara syura dan demokrasi dalam tataran definitif. Kajian ini berangkat dari perdebatan di antara kalangan intelektual Muslim tentang hubungan Islam dan demokrasi. Perdebatan ini menghasilkan tiga pandangan, yaitu: pertama, hubungan simbiosis-mutualisme, bahwa hubungan antara Islam dan demokrasi adalah saling membutuhkan dan saling mengisi; kedua, hubungan antagonistik, bahwa Islam bertentangan dengan demokrasi yang datang dari dunia Barat; ketiga, hubungan reaktif-kritis atau resiprokal-kritis, yaitu menerima adanya hubungan antara Islam dan demokrasi, tetapi dengan memberikan catatan kritis. Dalam pandangan ini, Islam memiliki nilai-nilai etis yang melandasi demokrasi, seperti tertuang dalam prinsip al-‘adalah (keadilan), al-musawah (persamaan), dan asy-syura (musyawarah). Dalam al-Qur’an, ada beberapa ayat yang bisa dijadikan landasan normatif ketiga prinsip dasar demokrasi ini. Dengan demikian, demokrasi sama sekali tidak bertentangan dengan al-Qur’an. Justru al-Qur’an memberikan landasan moral dalam membangun sistem demokrasi. AbstractSYURA AND DEMOCRACY IN QUR’AN PERSPECTIVES. This article examine the normative foundations of democracy in the Qur’an. In addition, it is also trying to compare between syura and democracy in the definitive level. This study departs from the debate among Muslim intellectual circles about the relationship between Islam and democracy. This debate resulted three views, namely: first, the relationship of mutualism symbiotic, that is the relationship between Islam and democracy are interdependent and complementary; second, antagonistic relationship, that Islam is incompatible with democracy coming from the Western world; Third, the relationship-critical reactive or reciprocal-critical, that is accepting the relationship between Islam and democracy, while providing a critical note. In this view, Islam has ethical values underlying democracy, as embodied in the principle of al-’adalah (justice), al-musawah (equation), and asy-syura (deliberation). In the Qur’an, there are verses that can be used as the basis of normative third basic principle of democracy. Thus, democracy is not at all contrary to the Qur’an. Precisely, Qur’an gives moral foundation in building a democratic system.