Efektivitas Model Pembelajaran Karakter pada Mata Pelajaran Ektrakulikuler di sekolah full day school

Abstract

Model pembelajaran karakter berbasis Al-Qur’an ini mengusung teori Integral Character Teosentris sebagai upaya menggali potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa serta memiliki akhlak mulia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: metode R & D. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.Penelitian ini dilakukan di sekolah Islam full day school dengan asumsi bahwa pada pendidikan full day school para peserta didik memiliki keistimewaan yaitu mereka belajar dengan suasana gembira walaupun pulang hingga petang. Peserta didik senang dengan mengembangkan minat serta bakat mereka di sekolah karena pendidikan karakter berkaitan dengan minat atau dengan kata lain karakter adalah suatu kebiasaan yang dilakukan dengan senang hati tanpa adanya paksaan.Sintak atau langkah-langkah model pembelajaran berkarakter dengan nilai-nilai karakter  meneladani kisah Nabi Ibrâhîm as adalah sebagai berikut; (1) Salam pembuka (nilai karakter menebar salam), (2) Membaca Basmalah (nilai karakter ikhlas), (3) Membaca QS. Al-‘Ashr (nilai karakter sabar dan menghargai waktu), (4) Kegiatan inti pembelajaran, (5) Evaluasi inti pembelajaran, (6) Penutup; ucapan hamdalah (nilai karakter syukur) dan doa kafaratul majelis (nilai karakter taubat). Model pembelajaran karakter ini sangat efektif bila dilaksanakan setiap pertemuan matapelajaran ekstrakulikuler berdasarkan hasil angket kepuasan pada peserta didik serta guru di SDI Mafaza Jakarta Utara dan SMPIP Az Zahra Depok.Sedangkan untuk nilai-nilai karakter yang lainnya seperti; Hanifa/yang selalu cenderung kepada kebenaran, Muhsin/mawas diri dan merasakan kehadiran Allah swt atau muhsinin/orang yang merasakan kehadiran dan kebersamaan dengan Allah swt, monoteisme atau lam yaku min al-Musyrikin atau tabarra’ atau aslam wajhah lillah, rasional, ketenangan hati, tawakkal, menghormati tamu, dapat diajarkan dan disesuaikan dengan materi pelajaran serta alokasi waktu pada program semester.  Kata kunci: Model Pembelajaran, efektif dan menyenangkan