PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI NAGARI SIMANAU KECAMATAN TIGO LURAH KABUPATEN SOLOK

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keilmuan pemberdayaan masyarakat. kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar. Kegiatan ini dilaksanakan di Nagari Simanau Kab. Solok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kali ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapat dari wawancara dengan beberapa informan seperti wali nagari, dosen pembimbing, lembaga unsur nagari,dan mahasiswa, dan mencari informasi data-data yang dapat menggambarkan persoalan-persoalan mengenai sosio kemasyarakatan yang terjadi ada di Nagari Simanau. Terkait tentang kegiatan masyarakat, sikap, dan pandangan yang prosesnya dilihat dari kegiatan keagamaan, pendidikan, hubungan kemasyrakatan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Sedangkan data sekunder didapat dari berbagai literasi dari penelitian terdahulu, buku, jurnal. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pendirian PKm yang dilaksanakan oleh para dosen dan Mahasiswa telah meberikan dampak yang positif terhadap mobilisasi sosial keagamaan, hal ini di mungkinkan karena budaya gotong-royong, budaya musyawarah, budaya saling tolong menolong Kata Kunci : Pemberdayaan, Partisipasi, Sosial keagamaan  Abstract This research aims to develop the science of community empowerment. this activity was carried out by Lecturers and Students of the Department of Islamic Community Development (PMI) of the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah IAIN Batusangkar. This activity was carried out in Nagari Simanau, Kab. Solo. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques in this study used primary and secondary data. Primary data was obtained from interviews with several informants such as nagari guardians, supervising lecturers, nagari elemental institutions, and students, and looking for information on data that could describe the socio-community issues that occurred in Nagari Simanau. Related to community activities, attitudes, and views whose processes are seen from religious activities, education, community relations and utilization of natural resources and human resources. While secondary data obtained from various literacy from previous research, books, journals. The results obtained in this study indicate that the establishment of PKm carried out by lecturers and students has had a positive impact on socio-religious mobilization, this is made possible because of a culture of mutual cooperation, a culture of deliberation, a culture of mutual help Keywords: Empowerment, Participation, Social religion