Perpustakaan digital sebagai alternatif utama dalam memberikan layanan pada masa pandemi di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung

Abstract

Pada saat ini sebagian besar negara yang ada di dunia sedang mengalami wabah pandemi COVID-19 yang berasal dari Wuhan, Cina yang dapat dengan mudahnya menular. Dengan adanya wabah tersebut, aktivitas yang dilakukan di luar rumah dan juga yang menyebabkan kerumunan oleh pemerintah dunia disepakati untuk menerapkan kebijakan membatasi pergerakan aktivitas masyarakat sosial demi memutus penyebaran COVID-19 termasuk pemerintah Indonesia. Sehingga layanan yang diperuntukkan bagi umum untuk sementara uwaktu ditutup pelayanannya, salah satunya adalah perpustakaan. Perpustakaan yang juga menaati kebijkan yang ada adalah Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Pemerintah Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini mengenai inovasi layanan perpustakaan pada masa pandemi serta hambatan yang dialami oleh perpustakaan dalam memberikan layanan pada masa pandemi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dan melakukan wawancara, penelitian ini dilakukan di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bandung yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung. Hasil dan pembahasan dari penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa inovasi layanan yang diberikan pada masa pandemi di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) adalah layanan perpustakaan digital bernama i-Sabilulungan yang dapat diakses dengan mudah dan dapat didapat hanya dengan cara mengunduh aplikasi tersebut yang terseda di playstore, layanan perpustakaan mobil keliling yang dilaksanakan di ruang terbuka dengan jam pengoprasian yang terbatas, dan layanan sirkulasi dengan jumlah yang sangat terbatas. Disisi lain, terdapat juga layanan yang tidak dapat beroperasi seperti biasanya yakni layanan yang bertujuan untuk menerapkan dan menanamkan kegemaran membaca sejak dini.