Penilaian Kompetensi Sikap dalam Pembelajaran Sejarah: Sebuah Telaah Literatur

Abstract

Domain afekjtif merupakan salah satu kompetensi yang esensial dalam dunia pendidikan, khususnya pembelajaran sejarah. Karena itu, kompetensi afektif harus masuk ke dalam tujuan pembelajaran, strategi dan juga penilaian. Namun karena kurangnya pengetahuan, keterampilan dan kesadaran, kompetensi afektif seringkali tidak mendapat perhatian serius dari para guru sehingga menjadi terabaikan dalam hal penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literature berkenaan dengan penilaian kompetensi afektuf falam pembelajaran sejarah. Adapun tiga focus utama dalam kajian ini adalah: 1) hakekat kompetensi afektif; 2) kompetensi afektif dalam pembelajaran sejarah; dan 3) instrument penilaian kompetensi afektif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan matode kepustakaan. Langkah penelitian yang dilakukan adalah: 1) menyiapkan alat dan perlengkapan; 2) menyusunn bibliografi kerja; 3) mengatur waktu penelitian; 4) membaca dan membuat catatan peneltian; dan 5) menyimpulkan dan menganalisis hasil peneltian. Adapun hasil penelitian adalah: 1) kompetensi afektif merupakan satu dari tiga kompetensi utama yang ingin dicapai dalam pendidikan, khususnya pembelajaran sejarah. Beberapa hal yang termasuk ke dalam kompetensi afektif ialah seperti sikap, minat, nilai dan moral; 2) kompetensi afektif adalam domain yang sangat esensial dalam pembelajaran sejarah. Dalam pembelajaran sejarah, kompetensi afektif secara spesifik  merujuk pada beberapa hal seperti nasionalisme dan nilai-nilai kesejarahan seperti toleransi, kepedulian sopsia, cinta damai, peduli lingkungan, kejujuran, tanggung jawab dll; dan 3) penialian kompetensi sikap dalam pembelajaran sejarah dapat dilakukan melalui beberapa cara, namun yang paling umum digunakan ialah dengan menggunakan skala sikap.