METODE CULTURAL RESPONSIVE TEACHING DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI KASUS TINDAK XENOPHOBIA DAN RASISME DI TENGAH BENCANA COVID-19

July 03 2020 | Published by Nafik

Abstrak

Artikel ini ingin menjelaskan pendekatan Cultural Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Agama Islam sebagai upaya mengatasi peningkatan tindak xenophobia dan rasisme di tengah merebaknya Covid-19. Metode penggalian data dilakukan berdasarkan kajian pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, media massa dan berbagai ungkapan bernada rasisme dan xenophobia yang mengemuka di beranda Facebook, Twitter, grup-grup WhatsApp dan akun media sosial lainnya. Naskah ini akan menjelaskan beberapa hal penting, di antaranya mengenai CRT sebagai sebuah pendekatan melihat keberagaman budaya, etnis, agama dan kelompok; titik temu pendekatan CRT implementasi pembelajaran agama Islam, dan elaborasi di antara keduanya dalam menyuarakan pentingnya menghindari narasi-narasi berdasarkan rasisme dan xenophobia.

 

Kata Kunci: Cultural Responsive Teaching, Xenophobia, Rasisme, Pendidikan Agama Islam, dan Covid-19