Identifikasi Kesulitan Guru Melaksanakan Pembelajaran Daring Pada Siswa Kelas V SDN 33 Mataram Tahun Ajaran 2020/2021

Abstract

Pembelajaran daring merupakan suatu inovasi di bidang pendidikan agar tujuan pembelajaran tetap tercapai. Namun guru merasa sedikit kesulitan dikarenakan sebelumnya pembelajaran terlaksana dengan tatap muka. Adapun satu-satunya aplikasi yang sangat familiar digunakan selama pembelajaran daring di SDN 33 Mataram yakni platform WhatsApp grup. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi kesulitan guru kelas V selama penggunaan WhatsApp grup, keefektifan WhatsApp grup selama pembelajaran daring, dan solusi dari guru kelas V mengenai kesulitan yang dihadapi selama pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari guru kelas V A dan V B dengan teknik pemilihan sampel berupa purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan guru terdiri dari ketidaksiapan dengan pembelajaran daring, minimnya fasilitas belajar siswa, aplikasi WhatsApp adalah satu-satunya yang digunakan, belum meratanya pendistribusian kuota, terhambatnya pendistribusian sumber belajar, kurangnya apersepsi dalam pembelajaran, dan kurang jelasnya menyampaikan materi pembelajaran. Adapun penggunaan WhatsApp grup dikatakan cukup efektif dan solusinya terdiri dari guru harus terus belajar dan ikut dalam berbagai pelatihan, penyediaan kuota secara mandiri, pembelajaran berkelompok dan menjaga komunikasi yang baik dengan wali murid, pendistribusian sumber belajar secara online, penyampaian materi dengan waktu yang terbatas dan penggunaan media yang variatif, kesesuaian proses pembelajaran dengan sistematika RPP, dan cara mengetahui pemahaman siswa.