Pengaruh Metode Minimum Quantity Lubrication (MQL) Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan

Abstract

Sebuah alat kendali semprotan cutting fluid pada minimum quantity lubrication (MQL) telah berhasil dibuat. Alat yang bekerja dengan sistem Arduino ini dihubungkan dengan sensor suhu yang diletakkan pada sisi pahat dan berhasil mengendalikan kapan cutting fluid harus disemprotkan dan kapan harus berhenti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari efek penggunaan alat kendali ini terhadap kekasaran permukaan pada pembubutan baja AISI 4340. Metode Taguchi L9 digunakan untuk menyusun desain eksperimen dengan variasi parameter: metode pemberian cutting fluid, kedalaman permukaan dan komposisi campuran cutting fluid. Pahat sisipan berbahan karbida digunakan untuk memesin lurus dan roughness tester digunakan untuk mengukur kekesaran permukaan hasil pembubutan. Analisis S/N ratio dilanjutkan dengan analisis varians (ANAVA) membuktikan bahwa metode MQL yang dilengkapi sistem kendali ini mampu menghasilkan rata-rata permukaan paling halus dibandingkan metode lain. Nilai kekasaran optimum sebesar 1,941 ┬Ám diperoleh pada kombinasi permesinan dengan MQL dengan sistem kendali, depth of cut 2,0 mm, dan komposisi air terhadap minyak pada cutting fluid 7:3Effect of Minimum Quantity Lubrication (MQL) Method on Surface RoughnessA device to control the spraying of cutting fluid in minimum quantity lubrication (MQL) has been initiated. This device was programmed with Ardunio and connected to a thermal sensor which is stick on the flank face of the tool. It succeeded in controlling when the cutting fluid should be sprayed and stopped. This research aim is to investigate the effect of using this device to the machined surface roughness. The Taguchi method L9 was used for designing the experiments. Variations were made on the method of applying cutting flood, depth of cut, and cutting fluid composition. Carbide insert tools were used and roughness tester was employed to measure the machined surface roughness. Analysis of S/N ratio following with analysis of variance (ANOVA) revealed that the controlled MQL cooling application results in the minimum surface roughness. The optimum surface roughness would be achieved when using MQL with temperature controller, depth of cut of 2.0 mm, and composition between water and oil for cutting fluid of 7:3.