Strategi Peningkatan Kinerja Sektor Pariwisata Indonesia Pada ASEAN Economic Community

Victoria Lelu Sabon, Mochamad Tommy Putra Perdana, Permata Citra Stella Koropit, Wajong Christian David Pierre

Abstract


Tourism industry has the important role in attracting manpower. In Indonesia, the tourism sector is one of the 11 jobs that absorb the most labor. By 2015 the tourism industry contributes 10% from Indonesia GDP total with the highest nominal in ASEAN. On the beginning of 2016 officially started the ASEAN Economic Community (AEC), that is a cooperation to improve the economic, political, and cultural performance of 10 ASEAN countries. It is necessary to improve the performance of Indonesia tourism to compete in AEC. Those are the background of doing this research. The method of this research is using qualitative research methodology with techniques of data collection by literature study and interviews, which were conducted with two interviewees from the Indonesia Ministry of Tourism. The output result of this research is recommendations for improving the performance of Indonesian tourism sector.

DOI: 10.15408/ess.v8i2.5928


Keywords


Indonesia tourism; ASEAN economic community; government policy; tourism infrastructure funding

Full Text:

PDF

References


Amalia, L. D. A. P. (2016). Efektivitas ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015 di Indonesia. Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 5 (1): 258-267.

Aripradana., & Widayaningsih, N. (2006). Strategi Pengembangan Sektor Pariwisata Kabupaten Banyumas. Eko-Regional. Vol. 1 (2): 73-84.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2017). Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia menurut Pintu Masuk, 1997-2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). (2014). Pembangunan Pariwisata 2015-2019. Jakarta: Bappenas.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). (2016a). Multilateral Meeting II 18 April 2016 Kedeputian Bidang Ekonomi. Jakarta: BAPPENAS.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). (2016b). Pembangunan Pariwisata. Jakarta: Bappenas.

Deni, F., & Sopian, P. (2017). Peran Asean Tourism Forum Dalam Meningkatkan Pariwisata Indonesia Periode 2011-2015. Journal International & Diplomacy. Vol. 2 (2): 279-307.

Hakim, L. (2010). Industri Pariwisata dan Pembangunan Nasional. Among Makarti. Vol. 3 (5): 70-78.

Hashrawi, G. A., & Sugihartoyo. (2015). Strategi Pengembangan Pariwisata di Pulau Belakang Padang. Jurnal Planesa. Vol. 6 (2): 51-59.

Idriasih, G. (2016). Diplomasi Indonesia melalui Kampanye Wonderful Indonesia dalam Meningkatkan Pariwisata Indonesia di Dunia Internasional Tahun 2011-2015. JOM FISIP. Vol. 3(1): 1-15.

Itamar, H., Alam, A. S., & Rahmatullah. Strategi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Tana Toraja. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan. Vol. 7 (2): 91-108.

Masyono, S. A., & Suhada, B. (2015). Strategi Pengembang Sektor Kepariwisataan di Kabupaten Lampung Timur. Derivatif. Vol. 9 (1): 129-139.

Moenir, H. D. (2017). Implementasi ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015 dalam Kebijakan Pariwisata Indonesia di masa Pemerintahan Jokowi. Andalas Journal of International Studies. Vol. 6 (1): 57-78.

Mulyana, B. (2012). Pengembangan Kota Bogor Sebagai Destinasi Pariwisata Internasional. Jurnal Ilmiah Pariwisata. Vol. 2 (1): 109-222.

Rani, D. P. M. (2014). Pengembangan Potensi Pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Studi Kasus: Pantai Lombang). Jurnal Politik Muda. Vol. 3 (3): 412-421.

Resnawaty, R. (2016). Strategi Community Practice dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Share: Social Work Journal. Vol. 6 (1): 105-118.

Rizky, D. (2016). Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas 2016 - 2019. Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Pariwisata. Jakarta: Kemenpar.

Setiabudi, A. (2016). Pembangunan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang). Jurnal Administrasi Publik. Vol. 4 (3): 221-230.

Sri, A. A. P. (2013). Faktor-Faktor Yang Memotivasi Perempuan Sebagai Pengelola Pondok Wisata Di Kelurahan Ubud, Kabupaten Gianyar. Jurnal Analisis Pariwisata. Vol. 13 (1): 1-10.

Utami, A. R. (2016). Kompetensi Khas di Sektor Pariwisata. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen. Vol. 6 (1): 75-88. doi: https://doi.org/10.15408/ess.v6i1.3121.

Widagdyo, K. G. (2017). Pemasaran, Daya Tarik Ekowisata dan Minat Berkunjung Wisatawan. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen. Vol. 7 (2): 261-276. doi: https://doi.org/10.15408/ess.v7i2.5411.

Wijaya, OIB. (2013) Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap PDB Negara – Negara Asean Periode 2000 – 2010. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. Vol. 2 (1): 1-14.

World Economic Forum, W. (2015). The Travel & Tourism. Geneva: World Economic Forum.

World Tourism Organization, U. (2014). Why tourism? Retrieved Januari 27, 2016, from World Tourism Organization UNWTO: http://www2.unwto.org/content/why-tourism.




DOI: https://doi.org/10.15408/ess.v8i2.5928 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Hasil gambar untuk DOAJCrossRefBASE-Search Open Archives Initiative

 

View My Stats